A History of Western Philosophy

 


A History of Western Philosophy (Sejarah Filsafat Barat) (1945) oleh Filsuf Bertrand Russell yaitu ikhtisar dari Filsafat dan dari filsuf Pra - Sokrates ke awal ratus tahun ke-20. Meskipun dikritik karena generalisasinya yang berlebihan dan kelalaian. Terutama dari masa pasca - Cartesian, karya ini sangat populer dan meraih kesuksesan komersial, dan masih terus dicetak dari publikasi pertama. Ketika Russell dianugerahi Hadiah Nobel bagi Sastra pada tahun 1950, buku itu dikutip sebagai salah satu yang memenangi penghargaan. Buku ini memberikan Russell keamanan finansial sampai yang belakang sekali hidupnya.



Inti dari buku "A History Of Western Philosophy"

Karya ini dibagi menjadi tiga buku, yang masing-masing dibagi lagi dalam beberapa bab, setiap bab umumnya berurusan dengan seorang filsuf tunggal, sekolah filsafat, atau periode waktu.

Filsafat kuno

  • Pra-Socrates (termasuk Thales, Pythagoras, Heraclitus, Parmenides, Empodokles, Anaximenes dan Filsuf lainnya)
  • Socrates, Plato, dan Aristoteles
  • Filsafat kuno setelah Aristoteles (termasuk Sinis, Epikuros, Stoa dan Plotinus)

Filsafat Katolik

  • Para Bapa (termasuk perkembangan dalam filsafat Yahudi, filsafat Islam (yang dia sebut Islam di semua, setelah fashion pada masanya), St Ambrosius, St Jerome, St, Augustine, St, Benedict dan Paus Gregorius Agung
  • The Schoolmen (termasuk Yohanes Skotlandia dan St Thomas Aquinas )

Filsafat modern

  • Dari Renaisans ke Hume (Termasuk Machiavelli,Eramus, Bacon, Hobbes, Descartes Spinoza dan yang lainnya)
  • Dari Rousseau bagi Hari Present (termasuk Rousseau, Kant, Hegel, Byron, Schopenhaur, Nietzsche dan masih banyak lainnya)
  • Bab terakhir dalam bidang ini, The Philosophy of Logical Analisis, berpadanan dengan pandangan sendiri filosofis's Russell pada masa itu.




Dalam penerimaan buku ini, terutama dari tinjauan akademis. Russell persangkaan kecewa pada reaksi public. Sementara sering dipuji karena humor-humor Russell dan gaya penulisan yang mudah dimengerti, teks tersebut juga kurang disukai karena konsentrasinya pada filsafat pra-Cartesian juga karena over-generalisasi dan kesilapan. Sebuah contoh kesilapan yang mencolok yaitu tentang Søren Kierkegaard yang belakang diperbaiki pada buku sejarah filsafat pada tahun 1959, Kebijaksanaan Filsafat Barat.

Russell sendiri menggambarkan teks tersebut sebagai karya sejarah sosial, dan menanti diperlakukan sebagaimana karya sejarah sosial diperlakukan.



"Sebuah buku yang bermutu...

sebuah karya yang mempunyai tingkat pedagogis tertinggi yang berdiri di atas konflik partai dan opini." 

- Albert Einstein

"Beberapa bidang dari buku yang terkenal ini sedang sketchy. Dalam aspek yang lain, buku ini begitu mengagumkan bagi pembaca, secara megah menyapu pemikiran-pemikiran Barat yang dibedakan untuk menaruhnya secara informatif ke dalam konteks historisnya.

"A History of Western Philosophy (Sejarah Filsafat Barat) keliru secara konsisten dalam hal ini. Penulisnya tampak tidak pernah bisa mengambil keputusan apakah ia menulis sejarah atau polemik . Metodenya mengagungkan filsuf yang mati dan memainkan semacam contemporaneity palsu yang mungkin membuat mereka tampak penting bagi uninitiate. Tetapi bagaimanapun ini adalah kesalahan pembacaan sejarah"

Russell sendiri mengatakan sesuatu tentang buku tersebut, "Aku menganggap bidang awal History of Western Philosophy (Sejarah Filsafat Barat) aku sebagai sejarah budaya, tetapi dalam bidang selanjutnya, di mana pengetahuan pengetahuan menjadi penting, semakin sulit untuk masuk ke dalam kerangka ini. Aku berupaya memainkan yang terbaik, tetapi aku sama sekali tidak yakin bahwa aku berhasil. Aku kadang-kadang dituduh oleh pengulas bahwa aku tidak menuliskan sejarah yang aci tetapi bias terhadap perihal berlakunya yang aku pilih secara sewenang-wenang bagi ditulis. Tetapi menurut hemat aku, seorang pria tanpa bias tidak bisa menulis sejarah yang menarik - jika, memang, orang seperti itu mempunyai ".



#RCO2023 #ReadingChallengeODOP #TugasPekan3

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Meniti Jalan Menuju Mimpi

Taken 3 (2015)

Bagian 2 : Taken (2008)